05.22 | Posted in
Guru Wiyata Bakti
Terima Dana Bantuan Kesra
KITA-TEGAL
Dinas Pendidikan Kota Tegal menyerahkan dana bantuan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) terhadap 426 guru Wiyata Bhakti (WB) dari APBD Provinsi. Penyerahan bantuan diberikan di Ruang Adipura Komplek Balaikota Tegal pada Rabu (1/9). Bantuan tersebut diberikan pada guru WB yang bekerja di lingkungan Disdik maupun Kementerian Agama (Kemenag). Dari 426 guru penerima bantuan di Tegal, 385 diantaranya adalah guru RA/BA, SD/MI, SMP/MTS dan 41 orang lainnya dari SMA/SMK.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal melalui Kabid Pengembangan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), Drs Johardi mengatakan, bantuan kesra yang diberikan adalah bantuan untuk semester I (Januari-Juni) dan Kesra ke-13. Setiap bulan bantuan yang diberikan sebesar Rp 150.000 dengan dipotong pajak sebesar 5 persen. Sehingga tiap orang mendapat Rp 997.500.
Menurut Johardi, tahun ini penerima bantuan kesra lebih sedikit dibanding 2009 lalu. Pada 2009, ada 450 WB yang memperoleh bantuan kesra. Pemberian ini disesuaikan dengan anggaran Provinsi. Untuk memberikan bantuan ini, dilakukan seleksi berdasar masa kerja yakni mulai 1 Januari 2005. Selain itu guru tersebut merupakan guru WB di sekolah negeri dan mengajar 18 jam per minggu, serta tidak menerima bantuan serupa. Bagi guru WB yang sudah bersertifikasi, imbuh Johardi, akan diminta mengembalikan bantuan yang diterima. Hal itu telah disampaikannya sejak awal pemberian bantuan.
Dia menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui berapa jumlah guru WB yang telah bersertifikasi dan menerima dana bantuan tersebut. Oleh karena itu akan dilakukan klarifikasi dengan kepala sekolah. “Sampai saat ini, kami masih belum tahu, berapa guru bersertifikasi yang ikut menerima bantuan Kesra ini. Hal ini akan segera dilakukan klarifikasi melalui kepala sekolah,” jelasnya. (Aw-Wt)
Category:
��
05.22 | Posted in
Mantan Anggota DPRD Korupsi
Diganjar 1 Tahun Penjara

KITA-SURABAYA
Korupsi di Indonesia menjamah di semua kalangan. Tidak peduli kalangan bawah, menengah, kaum intelektual maupun pejabat. Kali ini yang tersandung adalah mantan anggota DPRD Jawa Timur, Lambertus Luis Wajong yang menjabat Ketua Fraksi DPRD Jatim periode 2004-2009. Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu diganjar hukuman selama satu tahun penjara dalam kasus korupsi dana hibah Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) sebesar Rp160 juta.
Dalam siding yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya pada Selasa (31/8) itu, Ketua Majelis Hakim, Mohamad Sholeh, menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. "Terdakwa menerima 'fee' dari Ketua LemPPM UPN Veteran, Prof Dr Djohan Mashudi," kata Sholeh saat membacakan amar putusannya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Putusan majelis hakim yang dijatuhkan kepada terdakwa tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun yang membedakan, Jaksa Penuntut Umum menilai kesalahan Lambertus adalah menyunat dana P2SEM UPN Veteran senilai Rp 160 juta dari total yang diterima Perguruan Tinggi swasta di Surabaya itu sebesar Rp 420 juta. (Fsnt)
Category:
��
05.22 | Posted in
Walikota Semarang,
Upayakan Pendidikan Murah Berkualitas
KITA-SEMARANG
Ditemui usai berbuka bersama PGRI pada Senin (30/8), Walikota Semarang Soemarno mengungkapkan bahwa akan mengupayakan pendidikan yang murah dan berkualitas. Walikota menegaskan rencana pengkajian kebijakan untuk diperbolehkannya iuran pada pihak sekolah untuk kegiatan pendidikan dan peningkatan ketrampilan siswa seperti kegiatan ekstrakuriluler, kegiatan tambahan komputer, bahasa inggris, ataupun bahasa tambahan lainnya.
Kebijakan yang akan dikaji tersebut, sepenuhnya dimaksudkan untuk peningkatan kualitas dan ketrampilan siswa. “Yang terpenting, orang yang tidak mampu tidak boleh dipungut biaya dengan dalih apapun. Karena mereka justru harus dibantu biaya maupun untuk pemenuhan kelengkapan sekolah” tegas Walikota.
Dengan demikian, walikota berharap semua anak sekolah baik yang mampu maupun tidak mampu, dapat memiliki kesempatan yang sama dan berdaya saing dalam memperolah pendidikan. Terkait dengan istilah pungutan yang berkonotasi negatif, walikota mengusulkan penggunaan kata partisipasi. Namun kebijakan untuk mengadakan penarikan biaya bagi peningkatan ketrampilan dan kualitas siswa masih akan dikaji bersama para pakar pendidikan, LSM, dan komite.
Bedasarkan informasi yang didapat oleh “KILAS FAKTA” masih ada sekolah yang memungut biaya. Melalui rembugan diharapkan dapat dirumuskan kegiatan yang belum didanai APBN, sedangkan yang sudah didanai tidak boleh ditarik biaya lagi. Sementara, terkait kosongnya jabatan kepala sekolah di beberapa sekolah, walikota meminta Plt. Sekda untuk segera mengusahakan pengisian posisi. Walikota menegaskan, saat ini sudah ada daftar yang lulus seleksi untuk mengisi kekosongan tersebut. (Ir).
Category:
��
05.22 | Posted in
Jelang Lebaran, Walikota Tinjau Terminal Mangkang

KITA-SEMARANG
Menghadapi musim lebaran 2010, Walikota Semarang Soemarmo HS, MSi mengadakan pantauan ke Terminal Mangkang. Sesuai perintah Kementrian Perhubungan, pada H-7, posko-posko harus sudah disiapkan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat, utamanya para pemudik dapat menikmati lebaran dengan aman dan nyaman.
Soemarmo menyatakan bahwa untuk saat ini bus antar propinsi tidak terlihat ramai karena mereka banyak beroperasi pada malam hari. Sedangkan untuk transportasi lainnya, sudah nampak sesuai dengan harapan. Meskipun demikian, walikota berharap agar kesiapan bus antar provinsi dapat dipersiapkan secara maksimal, sehingga situasi arus lalu lintas oleh para pemudik dapat berjalan lancar hingga pada arus balik. “Semua pihak saya harapkan dapat mendukung lancarnya arus mudik dan arus balik pada lebaran yahun ini,” ujarnya.
Terkait dengan kesiapan Terminal Mangkang dalam menghadapi lebaran, ia menyebutkan bahwa tidak ada masalah, terutama untuk penyediaan tempat dan SDM. Namun untuk rumah makan, toko-toko seperti toko sofenir yang normatif, Soemarno berharap agar semuanya dapat tertata dengan baik. Selain itu pihaknya juga akan menyediakan ticketing box yang terletak di lantai dua.
Berdasarkan pantauan “KILAS FAKTA” di lapangan, pada H-15 para sopir bus masih enggan masuk terminal besar tersebut dikarenakan masih belum aktifnya agen-agen bus. Sementara itu walikota menandaskan kalau semua sudah siap dan sudah ada agen tiket di dalam terminal. Semua bus tidak boleh lagi menaikkan penumpang di terminal bayangan seperti di Jalan Dr. Cipto dan depan rumah makan Ikan Bakar Cianjur. “Sesuai SK Walikota periode sebelumnya, angkutan dari barat harus turun di Mangkang,” imbuhnya.
Sementara mengenai perbaikan jalan, pihaknya menargetkan H-10 harus sudah selesai. Walikota juga akan memaksimalkan lampu penerangan jalan. ”Saya dan Kepala Dinas Bina Marga Kota akan keliling, baik pada jalan protokol dan utama maupun jalan alternatif, untuk memantau jalan mana yang masih berlubang. Untuk itu jika masih ada, tolong sampaikan pada kami. Jangan sampai masyarakat pengguna jalan merasa tidak nyaman,” himbaunya.
Dalam kesempatan itu, Soemarno berharap, agar para pemudik dapat senantiasa berhati-hati di dalam perjalanan, serta dapat menikmati lebaran tahun ini dengan nyaman dan aman bersama keluarga. “Patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada agar dapat terhindar dari kejadian yang tidak diharapkan,” pintanya. (Ir)
Category:
��
05.21 | Posted in
Kapolda Jawa Tengah
“Tembak di Tempat Bagi Pengacau !”
KITA-SEMARANG
Kapolda Jateng Irjend Pol Edward Aritonang akan memfokuskan pengamanan di tempat umum maupun sarana berkumpulnya masyarakat yang merayakan Idul Fitri. Seluruh jajarannya baik di tingkat Polres maupun Polsek diharapkan bekerja ektra. Namun demikian, pihaknya berharap agar masyarakat juga turut berperan aktif membantu kerja polisi dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing.
Sekecil apapun informasi yang berkembang di masyarakat untuk segera dilaporkan, agar setiap tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban dapat segera diantisipasi. Mengenai tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan, Kapolda menginstruksikan jajarannya agar tidak ragu-ragu untuk bertindak tegas. "Demi keselamatan masyarakat, kami minta anggota untuk bertindak tegas kepada pengacau. Jangan ragu-ragu, selama hal itu dilakukan secara terukur dan dapat
dipertanggung jawabkan," ujar Kapolda, pada Senin (30/8) lalu.
Intruksi tembak di tempat bagi pengacau tersebut, mendapat dukungan dari Gubernur Jateng Bibit Waluyo saat memberikan sambutan dalam Rakor lintas sektoral di Mapolda. "Khusus arus mudik, ciptakan keamanan dan kenyamanan di jalan raya, cegah kejahatan di jalan raya, tembak di tempat pelaku secara prosedural dan profesional. Langkah itu demi menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan merayakan lebaran," kata Bibit dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Jateng Hadi Prabowo. (Ir)
Category:
��